Jumlah

Stok : Tersedia

Harga :

Rp 67.500

Rp. 75.000   -10%

Elementa Linguae Latinae (Revisa) Liber Secundus

oleh :

Share on :
 
Jilid II dari Elementa Linguae Latinae Revisa mencakup materi Pelajaran 14 sampai 25 dalam Elementa lama. Seperti dalam jilid I pada akhir setiap pelajaran ditambahkan keterangan tentang kata-kata yang khas Latin Gereja, disusul dengan latihan yang terdiri dari kalimat-kalimat yang diambil dari Kitab Suci Vulgata, tulisan bapa-bapa gereja atau dokumen gereja. Setiap tiga pelajaran diikuti ulangan. Pada beberapa pelajaran ditambahkan latihan, karena dirasa kurang dalam Elementa lama. Besar perubahannya dalam cara beberapa materi disajikan. Keterangan tentang Futurum disatukan menjadi satu pelajaran. Tasrif dan keterangan pemakaian Imperfectum dipindahkan dari Pelajaran 23 ke 18, dibicarakan sebelum Perfectum. Dalam bahasa Latin, Perfectum memang meru­pakan bentuk utama untuk waktu lampau. Namun demi sistematik Imperfectum didahulukan. Imperfectum, seperti Praesens dan Futurum, memakai akar kata sebagai dasar yang ditambah tanda waktu dan akhiran; tiga-tiganya juga tempora durativa. Sedangkan Perfectum bersama Plusquamperfectum dan Futurum Exactum memakai dasar baru dan termasuk Tempora Perfectiva. Untuk memudahkan baik penghafalan tasrif maupun pengertian tentang pemakaian waktu nanti, dirasa Imperfectum sebaiknya dibicarakan lebih dahulu. Pronomina Personalia dipindahkan dari pelajaran 22 ke 15, karena hampir semua teks Latin Gereja memakai pronomina ini. Pelajaran 19 disajikan secara baru. Pronomen Relativum dirasa sulit diterangkan oleh guru dan sulit diterjemahkan siswa. Penga­laman saya, akan lebih mudah kalau para siswa melihat bahwa anak kalimat Indonesia yang dimulai dengan kata “yang”, sama artinya dengan anak kalimat yang dibuka dengan kata sambung sambil mengulang Antecedens: Saya memuji anak yang belajar dengan rajin. = Saya memuji anak itu, karena anak itu belajar dengan rajin. Kata “yang” mengganti kata sambung dan kata benda seperti Pronomen Relativum dalam bahasa Latin. Untuk setiap casus diterangkan bagaimana dapat dipakai “yang” atau kata semacam itu. Tinggal menghafal dan melatih dan dalam waktu singkat terjemahan dirasa tidak sulit. Karena terjemahan dengan “yang” tidak selalu bagus, sebaiknya siswa dilatih menerjemahkan kalimat relatif dengan memakai kata sambung. Juga keterangan mengenai Accusativus cum Infinitivo dan Participium diubah sedikit. Hendaknya para siswa dilatih, supaya menerjemahkan Participium Coniunctum baik dengan memakai “yang”, maupun dengan memakai kata sambung. Banyak perubahan pada Pelajaran 24 dan 25 tentang pe­ma­kai­an waktu. Seperti sebelumnya, sebaiknya tempora bahasa Latin dikelompokkan menurut dasar yang dipakai, supaya tasrif dan pe­ma­kai­an­nya lebih mudah dihafal. Pemakaian waktu dalam ba­ha­sa Latin sulit dimengerti; yang penting diingat ialah pemakaian Prae­sens, Imperfectum, dan Futurum dalam anak kalimat menyatakan bahwa anak kalimat terjadi pada waktu yang sama seperti induk kalimat, sedangkan Perfectum, Plusquamperfectum, dan Futurum Exactum menyatakan bahwa anak kalimat terjadi lebih dahulu. Teks Latin Gereja yang sesuai tingkat pengetahuan sulit dicari. Teks yang dipilih disederhanakan dan arti kata-kata tertentu diberi dalam tanda kurung. Teks lain, khususnya Kitab Suci Vulgata, ti­dak diubah, keterangan diberikan se­­bagai catatan kaki pada akhir teks. Dalam ringkasan grammatica dan dalam vocabularium bahan dan kata-kata dari jilid pertama juga dimasukkan untuk mem­permudah pemakaian jilid yang kedua ini. Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada guru bahasa Indonesia di seminari kami, yang telah memeriksa naskah dan memberikan saran, dan kepada para seminaris yang begitu kritis. Tentu Elementa Revisa juga tidak sempurna dan mungkin mem­butuhkan revisi lagi, maka nasihat dan saran sangat di­harapkan.
ISBN 978-979-21-6188-5
Seri
Pengarang
Terbit 2019
Halaman 240
Berat 280
Dimensi 148 x 210
Tag REFERENSI
3