Silahkan menghubungi : KEP untuk pembelian buku ini

Makna Solidaritas Arek Suroboyo Pasca-Reformasi 1998

oleh :

Share on :
 
Buku ini ingin menunjukkan bahwa makna solidaritas dalam masyarakat Surabaya mengalami perubahan sejak Reformasi yang melanda Indonesia pada tahun 1998. Salah satu kisah yang paling terkenal dari solidaritas masyarakat Surabaya adalah perlawanan mereka yang tidak kenal lelah melawan tentara Belanda dalam perang kemerdekaan Indonesia. Orang-orang Surabaya yang menyebut diri mereka Arek Surabaya tidak mempedulikan latar belakang agama, etnis, ras, dan kepemilikan dalam perang tersebut. Mereka disatukan oleh tujuan bersama untuk mempertahankan kemerdekaan yang telah diproklamasikan oleh para pemimpin Indonesia di Jakarta pada 17 Agustus 1945. Kesatuan komunitas masyarakat berdasarkan tujuan bersama ini terawat dalam berbagai keutamaan Arek Surabaya yang tampak dalam cara hidup bersama mereka. Seiring perkembangan waktu, solidaritas semacam ini mengalami perubahan terlebih ketika arus demokratisasi menjadi semakin kuat di Indonesia, khususnya pasca-Reformasi 1998. Seiring proses demokratisasi itu, tampak bahwa solidaritas semakin memudar dan ikatan sosial berdasar solidaritas ini menjelma dalam bentuk-bentuk penampakan yang berbeda dalam kehidupan bersama masyarakat Arek Surabaya.
ISBN 978-979-21-6311-7
Seri
Pengarang
Terbit 2020
Halaman 120
Berat 180
Dimensi 155 x 230
Tag ILMU SOSIAL
3