Silahkan menghubungi : KEP untuk pembelian buku ini

Sistem Pertanian di Kawasan Tropik

oleh :

Share on :
 
Sistem pertanian di kawasan tropik mengalami evolusi yang sangat cepat dari proses perladangan berpindah yang bersifat subsisten menjadi pertanian menetap, walaupun di beberapa daerah sistem perladangan berpindah masih dilakukan. Seiring bertambahnya jumlah penduduk dan berkurangnya lahan subur, berbagai jenis tanah dan zona ekologi dimanfaatkan untuk budidaya tanaman, dari tanah yang subur sampai ke tanah-tanah marginal. Program-program yang dilaksanakan bertujuan meningkatkan produksi dan produktivitas lahan terus dilakukan untuk mencapai target yang ditentukan yaitu kecukupan pangan, sandang, dan papan. Pada mulanya program tersebut diimplementasikan tanpa mempertimbangkan dampak lingkungan sehingga terjadi peledakan hama terutama hama wereng, menurunnya kesuburan tanah, dan berkurangnya keanekaragaman hayati. Penggunaan pestisida sintesis dapat menimbulkan resistensi dan resurgensi terhadap serangga hama. Penggunaan insektisida sintetis yang kurang bijaksana seringkali menimbulkan masalah kesehatan, pencemaran lingkungan, gangguan keseimbangan ekologis (resistensi hama sasaran dan terbunuhnya musuh alami hama), dan mengakibatkan peningkatan residu pada hasil panen. Selain itu, ada kecenderungan penurunan populasi mikroorganisme yang membantu petani dalam membasmi hama (predator) serta mikroorganisme bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan tanah dan kualitas hasil tanaman. Demikian pula penggunaan pupuk anorganik dan mesin-mesin modern yang dapat mengakibatkan menurunnya kesuburan tanah baik fisik, kimia, maupun biologi tanah, Penggunaan bibit unggul yang merupakan hasil persilangan, dapat mengakibatkan menurunnya keanekaragaman hayati.
ISBN 978-979-21-6302-5
Seri
Pengarang
Terbit 2019
Halaman 140
Berat 180
Dimensi 148 x 210
Tag PERTANIAN, PERKEBUNAN, TANAMAN
3