Silahkan menghubungi : KEP untuk pembelian buku ini

Teguh Berkarya Di Tengah Badai

oleh :

Share on :
 
“Nama Uskup Diosis Amboina Mgr. Petrus Canisius Mandagi MSC semakin dikenal luas sejak konflik sosial bernuansa agama melanda Maluku dan Maluku Utara dua dasawarsa lalu. Pada Senin (1/4/2019), saya coba mengetik kata kunci ‘Uskup Mandagi’ pada mesin pencarian google. Hasilnya, dalam hitungan 0.40 detik, google menampilkan 22.000 hasil pencarian. Ia tokoh terkenal.” (Frans Pati Herin, Wartawan Harian Kompas).“Pada saat konflik sosial melanda Kota Ambon, Mgr. P. C. Mandagi MSC telah membuktikan dirinya sebagai pemimpin umat, yang berani, vocal, memiliki integritas, mengayomi dan melindungi umatnya.” (Ricard Louhenapessy, SH., Walikota Ambon).“Uskup Mandagi mengembangkan spritualitas yang fungsional di tengah gereja maupun masyarakat. Kesucian hidup dan komitmen untuk melayani dalam kesungguhan merupakan modal spiritual yang menghasilkan buah-buah yang manis. Di dalam komitmen itu terselip kesediaan untuk berbelarasa dan berkorban demi kebaikan semua orang.” (Pdt. John Ruhulessin).Bisa dikatakan demikian mengenai uskup Mandagi dalam perjalanan 25 tahun sebagai uskup: Dalam imannya ia mengkontemplasikan kehendak Allah bagi umatnya di Keuskupan Amboina (idealis) dan melalui kebijaksanaannya ia mewujudkan kehendak Allah itu dalam karya-karya nyata (praktis). Sebagai alat di tangan Allah uskup Mandagi adalah seorang beriman yang idealis dan praktis (Amrosius Wuritimur).
ISBN 978-979-21-6263-9
Seri
Pengarang
Terbit 2019
Halaman 352
Berat 470
Dimensi 176 x 250
Tag SEJARAH
3