Silahkan menghubungi : KEP untuk pembelian buku ini

Teologi Publik

oleh :

Share on :
 
Diskursus ruang publik pada dasarnya ingin melaksanakan misi mulia untuk memberi ruang bagi sang liyan (the other). Ruang tersebut tidak hanya untuk membuat ada, tetapi juga untuk membangun relasi. Karena bersentuhan dengan liyan, dimensi ekologis dari urusan publik menjadi jelas. Sebab liyan dapat menunjuk pada sesama manusia dengan the other huruf kecil, atau menunjuk kepada Tuhan dengan the Other huruf besar. Dalam diskursus teologis terbaru, antara manusia dan Tuhan tidak perlu dipisahkan, sekalipun harus dibedakan. Pada dasarnya, peran mediasi memainkan fungsi sentral dalam manusia mengenal Allah. Manusia mengenal Allah melalui mediasi liyan (the other). Pada liyan, aku melihat Tuhan, begitu yang sering diungkapkan. Sebagai diskursus teologis, ruang publik menjadi refleksi manusia atas pengalaman denganTuhan dan sesama untuk menata hidup menjadi lebih baik dan adil. Di konteks Indonesia, ruang publik ditandai oleh kontestasi, antara lain muncul dalam aneka tafsir atas Pancasila. Melalui kontestasi tafsir Pancasila, masing-masing komponen keragaman, termasuk agama-agama, hendak menegaskan kehadirannya sekaligus peran publiknya. Agama-agama, pertama-tama dipanggilan pada kenosis (pengosongan diri) untuk menjadi komunitas transformatif. Dalam peran publiknya, model pendidikan dalam masyarakat multi kultural penting didesiminasikan menjadi praksis bersama agama-agama. Dan dalam rangka menata dinamika internalnya agar sejalan dengan perubahan publik, maka Gereja misioner adalah model yang relevan bagi hidup menggereja di ruang publik. Termasuk memberi evaluasi atas salah satu tema teologis-sensitif, yaitu tentang Yesus, dengan mengonstruksi gambaran Yesus ortopraksis (Kristo-praksis), yang kontekstual dengan upaya memaknai 500 tahun Reformasi dengan belajar dari pemikiran Calvin dan Ricoeur tentang tugas-tugas publik bersama.
ISBN 978-979-21-5491-7
Seri
Pengarang
Terbit 2017
Halaman 224
Berat 310
Dimensi 155x230
Tag FILSAFAT
3