Silahkan menghubungi : KEP untuk pembelian buku ini

Tradisi Banyak Anak

oleh :

Share on :
 
Mempunyai banyak anak, terutama perempuan, merupakan dambaan keluarga Etnik Abun di Sausapor Papua. Anak perempuan mempunyai nilai investasi tinggi terkait pembayaran mas kawin. Ketika lelaki tidak mampu membayar mas kawin maka itu merupakan hutang yang harus dibayarkan. Kondisi ini berdampak terhadap hubungan pasangan, pengasuhan anak, dan pemenuhan makanan anak. Keadaan yang teramati pada komunitas Orang Abun di Saosapor, anak pada usia 1-3 tahun mulai nampak bermasalah gizi. Kondisi tubuh kurus, perut buncit, menurut Orang Abun adalah kondisi yang biasa ditemukan dan tentunya juga dianggap biasa. Mengapa kebanyakan anak mempunyai masalah dengan status gizi? Sementara masyarakat menjadikan anak khususnya perempuan sebagai investasi ekonomi keluarga.
ISBN 978-979-21-5087-2
Seri
Pengarang
Terbit 2017
Halaman 188
Berat 255
Dimensi 155x230
Tag KESEHATAN
3