Silahkan menghubungi : KEP untuk pembelian buku ini

Mbeko Patah Tulang Tradisi Pengobatan Patah Tulang Pada Etnik Manggarai

oleh :

Share on :
 
Praktek pengobatan patah tulang di Manggarai Timur dengan sentral pada sang tokoh pengobat, yaitu mbeko, dan terapi yang khas, merupakan bagian dari pengetahuan dan ketrampilan budaya Manggarai di Nusa Tenggara Timur. Sebagai bagian dari kebudayaan, praktek pengobatan itu merupakan sistem medis tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Mbeko, banyak sekali menggunakan unsur agama nenek moyang ketika berpraktek. Eksistensinya terkait dengan teori penyebab sakit yang personalistik terkait dengan kekuatan supranatural tertentu, dan sebagai akibat dari tatanan sosial yang terganggu. Penduduk Manggarai Timur mengkaitkan sakit dan kecelakaaan dengan upacara adat yang terlewatkan, pelanggaran tabu dan tradisi. Di sisi lain, eksistensi mbeko juga dipengaruhi oleh jangkauan dan imaji pelayanan kesehatan modern. Aparat Dinas Kesehatan mengakui, sebagai kabupaten baru, infrastruktur kesehatan di Manggarai Timur belum tersedia lengkap, padahal medikalisasi sudah demikian tinggi di mata warga. Sebagian dari mereka meyakini bahwa dokter dan paramedis adalah pihak yang paling kompeten menangani kesehatan. Obat, suntik dan opname sudah menjadi rujukan ketika sakit, walaupun operasi amat dihindari. Penanganan patah tulang amat penting karena mempengaruhi mobilitas seseorang dan hasilnya kasat mata. Anggapan bahwa pelayanan medis atas patah tulang selalu terkait dengan operasi, amputasi, dan penyambungan dengan pen membuat warga lebih memilih berobat ke mbeko.
ISBN 978-979-21-5084-1
Seri
Pengarang
Terbit 2016
Halaman 136
Berat 200
Dimensi 155x230
Tag KESEHATAN
3